KONFIGURASI JARINGAN DHCP DENGAN TAMBAHAN ALAT WIRELESS

 Melakukan Konfigurasi jaringan Cisco Packet Tracer dengan IPV4 dengan menambahkan Wireless device


Pada percobaan kali ini, saya akan mendeklarasikan spesifikasi jaringan yang akan kita buat sebagai berikut. Terdapat 3 buah network yang akan kita gunakan, yaitu:


192.168.9.0/24 ==> Jaringan 1
192.168.10.0/24 ==> Jaringan 2
192.168.11.0/24 ==> Jaringan 3


Penyusunan perangkat jaringan

Untuk memulai pembuatan jaringan, pertama-tama kita buka packet tracer dan siapkan dahulu beberapa device yang akan kita gunakan, diantaranya adalah sebagai berikut:


Perangkat yang digunakan:
- 2 Buah Router (type bebas) tapi saya pakai type 1841
- 2 Buah Switch (type bebas) tapi saya pakai type 2950T-24
- 6 Buah PC

Langkah selanjutnya adalah menghubungkan perangkat tersebut dengan menggunakan kabel, dengan ketentuan sebagai berikut:
- Hubungkan PC dengan switch menggunakan kabel type Straight
- Hubungkan Switch dengan Router menggunakan kabel type Straight
- Hubungkan Router0 dengan Router1 menggunakan kabel Serial DCE


Nah, kalau ngikutin step seperti diatas, kita pasti stuck disini nih. Btw untuk menghubungkan antar router, kita mau pakai Kabel Serial DCE. Berhubung di router dengan type 1841 ini belum ada port serial, kita tidak bisa menghubungkannya. Maka dari itu, kita perlu menambahkan dulu port nya secara manual. Caranya adalah sebagai berikut guys:

 

1.     Masuk kedalam Router, kemudian matikan Power

2.    Pilih WIC-2T (atau cari modules yang support serial)

3.    Pindahkan dengan cara drag item ke bagian router (lihat gambar berikut)

Setelah menambahkan module, jangan lupa untuk menyalakan powernya ya guys 😊

Ok guys, sekarang kita udah punya port serial nih, tinggal kita hubungkan aja kedua router tersebut dengan kabel Serial DCE. Setelah menghubungkan perangkat, kita juga harus memberikan label untuk memudahkan kita didalam melakukan konfigurasi. Berikut adalah tampilan setelah kita melakukan pemberian label:

Oke rekans, kita mulai konfigurasinya ya..
Berdasarkan gambar diatas, kita dapat mengetahui posisi kita saat ini berada pada User Exec Mode (mode >). Kita perlu masuk ke mode Priviledge (#) dan melakukan konfigurasi IPv6 pada GLobal Configuration mode. Untuk lebih jelasnya kalian bisa mengikuti perintah-perintah berikut ini:

Router> enable
Router# configure terminal
Router(config)# interface fa0/0
Router(config-if)# ip address 192.168.9.1 255.255.255.0
Router(config-if)# no shutdown
Router(config-if)# exit

Mengupload: 204429 dari 204429 byte diupload.

Selanjutnya melakukan konfigurasi Router0 dengan network 192.168.10.1/24. Untuk konfigurasi kali ini, sesuai dengan skema yang telah kita buat sebelumnya, kita menggunakan port Serial0/1/0. Berikut adalah tahapannya (asumsi kita berada di exec mode “>”).

Router> enable
Router# configure terminal
Router(config)# interface se0/1/0
Router(config-if)# ip address 192.168.10.1 255.255.255.0
Router(config-if)# no shutdown
Router(config-if)# exit

Melakukan Konfigurasi Router0

Untuk melakukan konfigurasi di Router0, lakukan double click kemudian masuk ke bagian CLI seperti tahapan sebelumnya. Kemudian jalankan perintah berikut untuk mengkonfigurasikan Router dengan network 192.168.10.1/24:





Router> enable
Router# configure terminal
Router(config)# interface fa0/0
Router(config-if)# ip address 192.168.11.1 255.255.255.0
Router(config-if)# no shutdown
Router(config-if)# exit

Selanjutnya melakukan konfigurasi Router0 dengan network 192.168.10.1/24. Untuk konfigurasi kali ini, sesuai dengan skema yang telah kita buat sebelumnya, kita menggunakan port Serial0/1/0. Berikut adalah tahapannya (asumsi kita berada di exec mode “>”).





Router> enable
Router# configure terminal
Router(config)# interface se0/1/0
Router(config-if)# ip address 192.168.10.1 255.255.255.0
Router(config-if)# no shutdown
Router(config-if)# exit

Melakukan Konfigurasi Router1

Untuk melakukan konfigurasi di Router1, lakukan double click kemudian masuk ke bagian CLI seperti tahapan sebelumnya. Kemudian jalankan perintah berikut untuk mengkonfigurasikan Router dengan network 192.168.11.1/24:


Router> enable
Router# configure terminal
Router(config)# interface fa0/0
Router(config-if)# ip address 192.168.11.1 255.255.255.0
Router(config-if)# no shutdown
Router(config-if)# exit

Konfigurasi Jaringan di Router 1

Router> enable
Router# configure terminal
Router(config)# interface se0/1/0
Router(config-if)# ip address 192.168.10.2 255.255.255.0
Router(config-if)# no shutdown
Router(config-if)# exit


Nahh setelah kita melakukan konfigurasi Router, maka skema jaringan kita akan aktif (enable) dengan indikator kabel yang akan berwarna hijau seperti gambar berikut:


Melakukan Setting IP static untuk network 192.168.9.0/24

Untuk melakukan konfigurasi IP pada PC, kita perlu masuk kedalam PC tersebut dan pilih option menu Desktop, kemudian pilih “ IP Configuration”. Selanjutnya kita lakukan konfigurasi IP Static pada tiap-tiap PC.

Notes: Untuk konfigurasi IP PC ini kita perlu menginisiasi nilai default gateway agar bisa terdeteksi oleh routing protocol RIP.

a.     Konfigurasi PC0

b.       Konfigurasi PC1

c.       Konfigurasi PC2

a.      Konfigurasi PC3

b.      Konfigurasi PC4

c.     Konfigurasi PC5



Melakukan konfigurasi RIP pada Router0

Setelah melakukan beberapa konfigurasi diatas, langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi RIP pada Router0. Berikut adalah tahapannya:

Router> enable
Router# configure terminal
Router(config)# router rip
Router(config-router)# network 192.168.9.0
Router(config-router)# network 192.168.10.0
Router(config-router)# exit

Notes: yang perlu kita cantumkan pada RIP network adalah IP network yang terhubung langsung dengan Router. Misal Router0 terhubung dengan IP network 192.168.9.0 dan 192.168.10.0







Melakukan konfigurasi RIP pada Router1

Setelah melakukan beberapa konfigurasi diatas, langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi RIP pada Router1. Berikut adalah tahapannya:

Router> enable
Router# configure terminal
Router(config)# router rip
Router(config-router)# network 192.168.10.0
Router(config-router)# network 192.168.11.0
Router(config-router)# exit








Melakukan Uji Coba pengiriman packet antar network

Tahapan terakhir adalah melakukan ujicoba koneksi jaringan dengan cara melakukan ping ataupun melakukan pengiriman packet simple PDU ke network yang berbeda. Pada percobaan berikut, saya telah melakukan pengiriman paket dari PC0 ke PC3. Terlihat bahwa pengiriman pertama kali menghasilkan status “Failed”, dan pengiriman selanjutnya “Successful”.



Jika sudah Berhasil Berikut Langkah selaanjutnya kita akan tambahkan alat wireless dan setting router menjadi  DHCP





Langkah-langkah berikut:

Router> enable
Router# configure terminal
Router(config)# int fa0/0

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip address 192.168.9.1 255.255.255.0

Router(config-if)#ip dhcp pool wireless1

Router(dhcp-config)#default-router 192.168.9.1

Router(dhcp-config)#net 192.168.9.0 255.255.255.0
Router(dhcp-config)#dns-server 8.8.8.8
Router(dhcp-config)#ex
Router(dhcp-config)#

 







Konfigurasi juga di Router1:

 

Langkah-langkah berikut:

Router> enable
Router# configure terminal
Router(config)# int fa0/0

Router(config-if)#no sh

Router(config-if)#ip address 192.168.11.1 255.255.255.0

Router(config-if)#ip dhcp pool wireless1

Router(dhcp-config)#default-router 192.168.11.1

Router(dhcp-config)#net 192.168.11.0 255.255.255.0
Router(dhcp-config)#dns-server 8.8.8.8
Router(dhcp-config)#ex
Router(dhcp-config)#













Cari device yang mendukung wireless agar laptp bisa terhubung













Sambungkan Access Point ke Switch maka aka nada status terhubung ke laptop secara otomatis

 Cek kondisi IP konfigurasi di Laptop pastikan sudah terDHCP

 























Jika sudah Mari kita Cek statusnya apakah bisa saling terhubung antara Laptop

 







Jika sudah saling terhubung maka konfigurasi kita sudah berhasil

Selamat konfigurasi Di Cisco Packet tracer anda sudah selesai, Semoga Cara dari kelompok saya bisa membantu :)


Nama: M. Faizin

              Yulianto


Komentar